RSS
Container Icon
Tampilkan postingan dengan label waiting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waiting. Tampilkan semua postingan

Someone to Wait for


Tuesday, February 20­­th, 2018
10:44 Japanese Local Time

Someone to Wait For

            I am glad that I’ve ever met you. From the first time my heart fell in to you until the last day I met you. I waved my hand, said “goodbye” to you and that means I was leaving you since every step I took at that time. Saying goodbye is not enough for leaving you since my heart wants you even more when my step gets further. I decided to run faster so I can hit the bouncing wall and come back to you as soon as possible. And right now, I am on my running time. Of course, I am getting tired sometimes, then I decide to take a rest under the cool trees. 

            Under those trees, I am thinking about how you feel, are you have the same thing that I feel? Do you want me to come back to meet you? Or you just want me to go as far as I can? I don’t know the answer, yet. But even if I don’t know the answer yet, can I wait for you? 

            Now as we are apart by the distance, we can’t see each other, but I am glad because we still can talk each other. Not as often as when we are on the same place, but I am glad. Glad because I have someone that I wait for replying my text every day, because I have someone that I wait to ask me how was my day, what I am doing, how I did I spend my day, and because I have you, as “Someone to Wait For”.
            

Waiting fo Someone via rikashi-winky.deviantart.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Snow and A Girl

Monday, February 12th, 2018
13:04 Japanese Local Time

Snow and A Girl 

Pagi ini, Sakigake terasa sepi sekali. Hanya tinggal sedikit orang yang tinggal, sebelum penuh lagi saat April. Hanya seorang perempuan yang tinggal selama masa liburan. Ia baru menyadarinya ketika aku hendak membuang sampah pagi ini. Dingin sekali rasanya, ketika angin bertiup kencang, dan tak ada manusia lain untuk disapa. Siangnya, Ia mengeluarkan kepalanya ke jendela kamar, menyaksikan salju yang bertaburan bagai helaian kapas yang jatuh dari langit. Lembut...tapi dingin, sama seperti orang yang dinantinya.
Perempuan itu mengamati dengan seksama, dan  Ia rasakan butiran-butiran itu mengenai wajahnya. Ia bisa melihat butiran salju itu melayang di depannya. Tapi Ia tidak bisa melihat salju yang benar-benar berada didekatnya dan dan salju-salju yang hendak menabraknya.
Apakah salju-salju itu ingin menyampaikan pelajarannya kepada sang perempuan? Perempuan ini menerjemahkan pesan dari butiran salju, bahwa ia tidak selalu harus bisa melihat sesuatu yang sebenarnya dekat dengannya. Ia hanya perlu merasakannya. Menikmati rasa kedekatan itu tanpa harus melihatnya.
Dan seseorang yang ada dipikirannya, pria itu, Ia rasa adalah mereka, salju yang menabrak sang perempuan. Yang tidak bisa Ia lihat, tapi Ia tahu kamu bahwa seseorang itu ada didekatnya.
Tentang cerita sang perempuan dan salju, Ia menyukai salju. Ia senang bermain di antara butiran-butirannya. Menari dan berputar bagai putri yang sedang berdansa di tengah pesta. Sang  pria tahu itu, dan karena itu Ia memanggil sang perempuan “snowgirl”. Sang perempuan senang dengan panggilan itu. Terdengar imut walau mungkin itu sudah pasaran.
Tentang sang perempuan dengan salju, Ia ingin mengajak sang pria kesini. Bermain bersama merasakan sejuk dan bekunya bersama. Namun, setiap kali Ia mengajak sang pria, San pria selalu mengelak, tapi Ia tahu sang pria tidak sepenuhnya mengelak. Ia bisa membaca pikiran sang pria, "Biarlah aku selesaikan tugasku dulu. Lalu kita akan pergi bersama".
Dan sang perempuan masih berandai, apakah iya mereka akan menjelajahi dunia ini bersama? Apakah iya semua ucapan dan harapan mereka hari ini dapat terwujud?
Aku dan sang perempuan menantikan jawabannya.

A girl and snow cartoon via chimlon.info


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS