kenapa kita menutup mata saat kita tidur?
saat kita menangis?
ssaat kita membayangkan?
ini karena hal terindah di dunia tak terlihat..
ketika kita menemukan seseorang dengan keunikannya,
yang sejalan dengan kita,
kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu
keanehan serupa yang dinamakan cinta..
ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan..
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan yang baru..
mungkin akan tiba saatnya
dimana kamu harus berhenti mecintai seseorang..
bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
melainkan karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita
melepaskannya..
namun, bilapun kamu benar-benar mencintai seseorang
jangan lepaskan dia
bila dia tak membalasmu
barangkali dia tengah ragu dan mencari
jangan percaya bahwa melepaskan berarti
kamu benar-benar mencintai tanpa suatu balasan..
mengapa tak berjuang demi cintamu?
mungkin itulah cinta sejati mu..
maka, mengapa tak kau ungkapkan cintamu?
bila kau memang mencintainya, meskipun kau tak tahu
apakah cinta itu ada juga padanya?
sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup
yang telah kau buat
lebih menyakitkan menangis dalam hati
dari pada menangis tersedu atau mengadu
air mata yang keluar dapat di hapus
sementara air mata yang tersembunyi
menggoreskan luka di hatimu
yang tidak akan pernah hilang
sayang, dalam cinta kita jarang peduli
tapi ketika cinta itu tulus
meskipun kau acuhkan, cinta tetep mulia
dan kamu seharusnya berbahagia
hatimu dapat mencintai orang yang kamu sayang...
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Ketulusan Cinta
Read User's Comments(0)
Saat Bintang Telah Pergi
Entahlah,
sejujurnya aku sama sekali tak mengerti apa yang akan aku tulis di sini.
“Aku masih merasakan udara yang sama. Masih berdiam ditempat yang sama.
Tapi yang kurasakan tak lagi sama, kesunyiaan ini bernama tanpamu.”
Aku merasa
yang ku lalui ini sangat berat, penuh liku, penuh rasa sakit yang bertubi-tubi.
Terkadang, hati ini mengeluh lelah, pikiranku tak lagi mampu berpikir normal,
Aku ingin berontak akan semua yang terjadi, luka sayatan di hati yang tak
pernah sembuh, atau mungkin tak akan sembuh.
Aku merasa..
Duniaku hancur,
setiap inci tubuhku menjerit akan
kepergianmu,
aku bahkan tidak bisa lagi merasakan
sakitnya hatiku,
seolah ada bagian tubuhku yang
hilang,
jika diibaratkan, aku bagai guci
yang pecah berkeping-keping.
Sebenarnya, aku tidak pernah ingin semuanya berakhir. Saat semua terancang
dengan hebat dan sempurna, saat perhatian-perhatian kecil itu menjelma menjadi
candu rindu yang menancapkan getar-getar bahagia. Tapi, bukankah prediksi
manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang
mungkin memang harus terjadi. Perpisahan itu harus terjadi untuk pertemuan awal
yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.
YA!! Aku bisa menulis itu dengan mudah, namun untuk melewatinya, untuk
melangkah pun aku tak mampu. Melepasmu, adalah hal tersulit yang harus aku
lakukan. Mampu tidak mampu, atau siap tidak siap, aku memaksakan diriku untuk
melakukannya.
Selama rentan waktu tanpamu, aku merasakan ada sesuatu yang hilang. Sinar
bintang, yang selama ini selalu menerangiku dalam gelapnya malam, yang selalu
melindungiku dari kejamnya malam, dan Bintang yang bisa menjadi mentariku
dikala siang...takkan pernah kutemukan lagi.
Semua terasa semakin berat ketika bayangan kenangan-kenangan yang telah
kita ukir bersama hadir lagi dalam imajinasiku. Aku lemah tak berdaya, layaknya
energi magis yang merasuk ke dalam tubuh dan melumpuhkanku.
perhatian-perhatian kecilmu...
sapa manjamu...
senyum lembutmu...
AKU TAK AKAN BISA MELUPAKAN SEMUA ITU!!
Aku rindu..
rindu saat kamu memelukku dengan erat, dan mengatakan "aku tak akan
melepasmu"
rindu saat saat tangan lembutmu mengusap kepalaku, hingga mungkin kadang
merusak hijabku, dan aku hanya mampu tersenyum manja oleh perlakuanmu itu,
tak dapatkah itu semua terulang kembali?
AKU MERINDUKANMU...
AKU MEMBUTUHKANMU...
AKU MENYAYANGIMU...
AKU MENCINTAIMU...
ku mohon..kembalilah..aku menantimu!!
DI SINI!!
Langganan:
Postingan (Atom)







